Advertisement

Senin, 12 Juli 2010

Shalih adalah pilihan ?

Rasulullah saw bersabda, “Apabila anak Adam (manusia) meninggal dunia maka putuslah amalnya kecuali tiga perkara, yaitu shodaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat, atau anak shalih yang mendoakan untuknya.” (HR. Muslim)

Berbagai macam peristiwa yg terjadi di lingkungan sekitar kita, Korupsi yg semakin sulit terkendali, perzinahan bagaikan tanpa dosa terjadi dimana - mana baik dilakukan selebritis maupun rakyat biasa, angkara murka merajalela, peristiwa yg semacam ini sudah menjadi sajian makanan kita sehari - hari, ini lah yg biasa disebut oleh orang - orang tua terdahulu kita adalah fitnah akhir zaman, terus terang saya sangat sedih dan semakin mencemaskan tantangan zaman yang akan dilalui anak - anak serta keturunan saya nantinya, bahkan ketika hendak memejamkan matapun kekhawatiran itu selalu datang menghampiri.

Pada masa akhir semester kedua usia kehamilan istri saya yg ke tiga ini (ket: anak kami yg pertama terlahir didunia hanya berusia sehari, setahun berikutnya yg kedua hanya di usia kehamilan bulan ketiga), saya kembali mengingat pesan para guru saya dan nukilan Hadits Rasulullah SAW seperti yg telah tertulis diatas yaitu anak Shalih yg mendo'akan orang tuanya.
Dengan tantangan dan fitnah zaman yg semakin berat ini saya menyimpulkan bahwa memiliki anak - anak yg shalih dan shalihlah lah adalah investasi sekaligus solusinya.

Hal yang sangat dibanggakan orang tua dari anaknya bukanlah karena mereka memberikan emas permata, uang, kendaraan dan kemewahan, melainkan karena mereka mempersembahkan keshalihan.
Keshalihan anak kitalah yang akan menyelamatkan sekaligus mengantarkan orang tuanya ke gerbang pintu kebahagiaan dunia dan akhirat. Anak yang shalih dan shalihah yang sesungguhnyalah menjadi permata hati (qurrata a’yun) sebenarnya kebanggaan dan dambaan para orangtua.

Prestasi mudah diraih jika anak itu mau mengamalkan perintah Allah berupa anjuran untuk terus belajar "iqro'".
Kekayaan duniawi Insya Allah bisa diraih dengan etos kerja yg telah dicontohkan Rasulullah dan bekerja merupakan Ibadah.
Perubahan maupun tantangan zaman akan mudah dilalui dengan tetap memegang teguh Aqidah islamiyah dan akhlaq yg mulia, insyaAllah itu semua dapat diraih jika anak itu benar - benar adalah anak yg Shalih serta shalihah...Amiin


Akan tetapi sebagai orang tua maupun calon orang tua, tidak hanya berpangku tangan mengharapkan itu semua terjadi dengan begitu saja, sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk mempersiapkan generasi - generasi yg tangguh dan cemerlang.
Salah satu cara yang dapat dilakukan oleh orang tua yang ingin memiliki anak-anak yang shalih dan shalihah yaitu senantiasa berdoa kepada Allah SWT. Hal ini sesuai dengan amalan para nabi dan rasul yang selalu memohon kepada Allah SWT untuk diberikan keturunan yang baik. Firman Allah SWT,“Di sanalah Zakariya berdoa kepada Tuhannya seraya berkata: “Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa.” (QS. Ali Imran:38)


Yang kedua dalam membesarkan dan mendidik anak, hendaklah orangtua menanamkan akidah dan akhlak yang baik sesuai syariat Islam di dalam diri sang anak. Akidah dan akhlak yang mantap merupakan jaminan kebahagiaan dan keselamatan hidup manusia, baik di dunia dan di akhirat. Dengan akidah dan akhlak yang baik, anak - anak kita akan senantiasa dapat menjaga keimanan mereka.

Dan yang terakhir, amalan yang paling penting dalam membesarkan anak - anak kita yaitu memberi mereka makanan dari sumber yang halal. Firman Allah SWT, “Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaithan; karena sesungguhnya syaithan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (QS. Al Baqarah:168)


Demikianlah usaha-usaha yang dapat dilakukan oleh para orangtua dalam membesarkan anak-anak yang sholih dan sholihah. Marilah kita bersama - sama memberikan pendidikan yang sempurna untuk anak - anak kita, guna menghasilkan generasi penerus yang tangguh dan cemerlang di masa mendatang. Berikanlah mereka kasih sayang dan tunjukkanlah contoh yang baik agar anak-anak kita menjadi sosok manusia seperti yang kita inginkan.

Keberhasilan anak merupakan keberhasilan orang tuanya juga, karena anak yang sholih dan sholihah itu merupakan bukti bahwa orangtua telah melaksanakan amanah Allah swt terhadap anaknya dengan baik. Dan di akhirat nanti, amanah ini akan ditanyakan oleh Allah SWT. Dan dengan melaksanakan dan mengamalkan ajaran agama manusia mendapatkan bimbingan dan panduan dalam membentuk sebuah keluarga bahagia yang dirahmati dan diridhoi Allah swt.

Semoga artikel ini bermanfa'at untuk kita semua...Amiin
*Mohon maaf apabila Blog ini lama tidak terawat dan jarang di update*

Doa Nabi Zakaria 'alayhissalam "Rabbi laa tadzarniy fardan wa anta khairul waaritsiin" (Tuhanku janganlah Kau membiarkan aku seorang diri, dan Engkau adalah sebaik-baik waris) QS.Al Anbiya : 89 - - Doa Nabi Ibrahim alayhissalam "Rabbi habliy minashshaalihiin"(Tuhanku anugerahkanlah kepadaku [seorang anak] yang termasuk orang2 yang shaleh) QS.Ash Shaaffaat : 100

Advertisement

Jalin ukhuwah untuk tingkatkan dakwah

Tartil